UPDATE KAMI

Dinas PUPR Tanggamus Perbaiki Jalan Rusak Dua Jalur Islamic Center

HEADLINELAMPUNG, TANGGAMUS-Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanggamus, memperbaiki jalan dua jalur Islamic Center di Jalan Ir Soekarno-Hatta yang sudah lama rusak, Selasa (9/06/2020).

Kebid Bina Marga Dinas PUPR Tanggamus, Bowo Nugroho mewakili Kepala Dinas PUPR, Riswanda Djunaidi mengatakan, dari dua jalur hanya satu jalur yang mendapat penanganan yakni, dari sisi sebelah kanan.

Menurut dia, hal ini dilakukan karena jalur sebelah kanan kondisinya memang mengalami kerusakan parah.

“Jalan yang mendapat penanganan sepanjang 2,5 kilometer dengan anggaran Rp4,39 miliar dari dana alokasi khusus (DAK),” kata Bowo.

Dilanjutkan Bowo bahwa jalan yang di Hotmix tidak hanya ruas Jalan Soekarno Hatta saja, melainkan jalan Pekon Kedamaian yang berbatasan dengan jalur dua Islamic juga mendapat penanganan.

”Ya, dari pintu gerbang belakang sampai pertigaan jalan Kedamaian juga turut di Hotmix,” ucapnya.

Sementara itu, Faisal, warga setempat bersyukur pihak Dinas PUPR sudah memperbaiki kerusakan jalan Ir. Soekarno-Hatta yang sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir.

“Kami sangat senang ruas jalan akhirnya diperbaiki, semoga aspalnya awet tidak mudah rusak,” ucapnya.(andi/rud)

Ratusan Pegawai Dinas PUPR Tanggamus Rapid dan Tes Urine

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanggamus melakukan rapid tes serta pemeriksaan urine di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat, Kamis (19/11).

Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan Dinas PUPR Tanggamus tersebut diikuti sekitar 200 aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai honorer.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Tanggamus Hamid H. Lubis didampingi Kepala Dinas PUPR Riswanda Djunaidi mengatakan, rapid tes dan tes urine ini harus diikuti seluruh pegawai.

“Ini merupakan kebijakan pimpinan agar para pegawai bersih dari narkoba serta terhindar dari Covid-19,” kata Hamid.

Hamid menuturkan, kegiatan tersebut sekaligus memberi gambaran kepada pegawai, jika pimpinan, dalam hal ini bupati terus mengawasi jajarannya. Khususnya terkait penyalahgunaan narkoba.

“Kami terus mengingatkan jangan sampai narkoba ini terjadi di jajaran Pemkab Tanggamus. Sebab ini akan berdampak luar biasa. Tidak hanya merugikan pengguna, tapi juga rusaknya kinerja yang bersangkutan,” tegasnya.

Ke depan, terus Hamid, akan dilakukan tes urine berkelanjutan. “Ini merupakan komitmen kami jajaran pimpinan,” sebut dia.

Terkait rapid tes, Hamid menyatakan, langkah itu dilakukan karena penyebaran virus Corona di Tanggamus cukup tinggi. Bahkan melampaui angka 100 kasus.

Bahkan ada salah satu OPD, yang pimpinannya positif Covid-19. Kebetulan Dinas PUPR ini bertetangga dengan OPD tersebut.

“Untuk itu dipandang perlu dilakukan rapid tes pada pegawainya sebagai langkah antisipasi,” tukasnya.

Terpisah, Kepala BNNK Tanggamus, Kolbidi mengatakan, hasil tes urine akan disampaikan kepada pimpinan

“Kegiatan ini sifatnya pencegahan dan deteksi dini. Jadi kalaupun nanti dari hasil tes urine ini ada yang positif, sanksinya diserahkan kepada pimpinan,” kata Kolbidi di sela kegiatan. (ehl/ais)

Rehab Jembatan Negeri Agung Gunakan Dana Pemeliharaan Jalan

KOTAAGUNG–Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanggamus angkat bicara terkait amblasnya jembatan di Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talangpadang yang terjadi Sabtu malam lalu.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Tanggamus Bowo Nugroho membenarkan bahwa jembatan tersebut direhab saat akhir 2019 lalu. Ini setelah bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani menerima langsung keluhan dari warga prihal kondisi jembatan yang rusak. Lantaran anggaran 2019 sudah ketok palu maka saat itu pembenahan jembatan diambil melalui sebagian dana pemeliharaan jalan dan jembatan.

“Masyarakat sudah sering mengeluh kepada bupati mengenai kondisi jembatan yang rusak parah dimana bagian jembatan sudah ada yang berlubang besar dan dinding sungai sudah tergerus air. Mendengar keluh kesah masyarakat tersebut bupati memerintahkan dinas PUPR untuk segara memperbaiki, dengan maksud agar mobilisasi masyarakat tidak terganggu, “kata Bowo mewakili Kepala Dinas PUPR Tanggamus Riswanda Djunaidi, kemarin (28/4).

” Adapun bagian yang diperbaiki yaitu menimbun bagian oprit yang sudah berlubang, membuat talud pasangan batu, dan pemasangan bronjong untuk perkuatan sisi sungai dan pengarah aliran air. Anggaran yang digunakan untuk perbaikan tersebut Rp63.765.000, sedangkan perbaikan struktur abutmen tidak dapat dilakukan kerena memerlukan anggaran yang besar, “terang Bowo

Setelah jembatan diperbaiki, lanjut Bowo, dirinya merasa kalau jembatan tersebut tidak akan bertahan lama, ini karena kondisi jembatan memang dalam kondisi rusak parah sehingga diperlukan penanganan lanjutan seperti membuat jembatan baru.

Pembangunan jembatan baru di Pekon Negeri Agung, lanjut Bowo menjadi harapan semua pihak. Adapun anggaran yang diperlukan untuk pembuatan jembatan baru kurang lebih Rp1,5 Miliar ditambah pembebasan lahan. “Jadi selain harus menjadi prioritas ini juga perlu dorongan dari legislatif,” pungkas Bowo. (ral)